JAKARTA – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memberikan perintah tegas kepada seluruh lembaga terkait untuk memprioritaskan upaya pembukaan akses ke daerah-daerah yang terisolasi akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sebagian wilayah Sumatera (terutama Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh).
Instruksi Utama Wakil Presiden
Prioritas Konektivitas: Instruksi utama Gibran adalah fokus pada pemulihan konektivitas di wilayah yang terputus. Pembukaan akses ini menjadi kunci agar bantuan dan logistik dapat menjangkau seluruh warga terdampak secepat mungkin.
Aksi Lapangan: Upaya ini melibatkan perbaikan infrastruktur yang rusak parah, terutama jalan dan jembatan yang tertutup material longsor, lumpur, dan puing-puing akibat banjir.
Kerja Sama Lintas Lembaga: Perintah tersebut ditujukan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), bekerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk melakukan pembersihan dan perbaikan jalur secara cepat.
Tujuan Akhir: Dengan dibukanya akses, diharapkan distribusi kebutuhan pokok, pelayanan kesehatan darurat, dan pendirian posko pengungsian dapat dipercepat dan merata ke seluruh korban bencana.

