PALEMBANG – Aksi perampokan disertai kekerasan yang menimpa Toko Kerupuk Suwandi di Jalan Pengadilan, Kelurahan 15 Ilir, Kecamatan IT 1 Palembang, pada Selasa malam (25/11/2025), telah menewaskan satu orang korban dan melukai satu korban lainnya.
Polda Sumatera Selatan (Sumsel) kini berjanji akan mengungkap kasus ini dan secara tegas meminta para pelaku kejahatan untuk segera menyerahkan diri.
Kronologi Singkat Kejadian
Waktu Kejadian: Selasa, 25 November 2025, sekitar pukul 19.00 WIB.
Korban:
Darma Kusuma (52) – Meninggal dunia.
Yeni Kawi (40) – Luka berat, sedang dirawat intensif di RS Charitas Palembang.
Saksi: Falina (82) dan Suwadi (84), yang mendengar keributan dari ruko sebelah.
Modus Pelaku: Pelaku sempat mengancam istri korban (Yeni) menggunakan senjata tajam sambil berteriak “Dimano Duitnyo” (“Di mana Uangnya”).
Kerugian: Korban Darma menyerahkan uang di dompetnya sebesar Rp 3 juta.
Tindakan Brutal: Ketika korban Yeni berteriak meminta tolong, pelaku langsung menghunuskan senjata tajam ke tubuh dan leher korban, lalu melarikan diri.
Penegasan dan Peringatan Keras dari Polda Sumsel
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menyampaikan rasa prihatin dan duka cita atas insiden ini. Beliau mengeluarkan peringatan keras kepada para pelaku:
“Kami bertekad untuk tidak memberi ruang gerak pada para pelaku kejahatan apalagi kejahatan dengan kekerasan yang menghilangkan nyawa orang.”
Langkah Polisi:
Penyelidikan Intensif: Tim gabungan dari Ditreskrimum Polda Sumsel, Satreskrim Polrestabes Palembang, Unit Reskrim Polsek IT I Palembang, Inafis, dan Unit K9 Ditsamapta Polda Sumsel telah melakukan olah TKP dan penyelidikan mendalam.
Peningkatan Patroli: Polisi akan terus meningkatkan patroli, sambang, dan kegiatan preventif, serta memonitor zona rawan kejahatan menggunakan teknologi dan CCTV.
Tindakan Tegas Terukur: Kombes Nandang menegaskan, “Untuk para pelaku ini akan langsung ditindak tegas tanpa pandang bulu, akan berikan tindakan tegas terukur pada para pelaku kejahatan di wilayah hukum Polda Sumsel.”
Polisi berjanji akan selalu hadir di tengah masyarakat dan berupaya keras untuk mengungkap kasus ini.

